Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Bingkai Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bingkai Berita. Tampilkan semua postingan

Mahasiswa PBSI Unsyiah Kunjungi Serambi

Written By Unknown on Kamis, 08 Januari 2015 | 03.53

BANDA ACEH – Puluhan mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP Universitas Syiah Kuala mengunjugi Newsroom Harian Serambi Indonesia di Gampong Meunasah Manyang, Ingin Jaya, Aceh Besar, Selasa (30/12/2014) pagi.

Sekretaris Redaksi Harian Serambi Indonesia, Bukhari M Ali berbincang dengan Puluhan mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP Universitas Syiah Kuala yang didampingi dosen pengasuh mata kuliah jurnalistik pada PBSI FKIP Unsyiah, Mohd Harun Al Rasyid saat berkunjung ke Newsroom Harian Serambi Indonesia di Gampong Meunasah Manyang, Ingin Jaya, Aceh Besar, Selasa (30/12).SERAMBI/BUDI FATRIA
Kunjungan 50 mahasiswa-mahasiswi tersebut dipimpin langsung oleh Dosen Pengasuh Mata Kuliah Jurnalistik pada PBSI FKIP Unsyiah, Mohd Harun Al Rasyid. Rombongan dari Unsyiah ini diterima langsung oleh Sekretaris Redaksi Harian Serambi Indonesia, Bukhari M Ali, Wakil Redaktur Pelaksana M Nasir Nurdin, dan jajaran wartawan.

Dalam kesempatan tersebut, Mohd Harun Al Rasyid dan para mahasiswa bertanya seputar proses penggarapan berita oleh wartawan hingga percetakan Harian Serambi Indonesia. Mereka juga bertanya tentang bagaimana cara untuk menulis di Serambi Indonesia. Semua pertanyaan dari mahasiswa tersebut dijawab oleh Bukhari M Ali, dan M Nasir Nurdin.

Sedangkan diakhir pertemuan para mahasiswa dan mahasiswi saling berfoto bersama dengan jajaran redaksi Serambi Indonesia. Bahkan mereka juga dibawa melihat proses percetakan koran, dan cetak komersil di lantai satu Kantor Serambi Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, selain melihat proses percetakan komersil, dan mesin percetakan koran, para mahasiswa mengabadikannya lewat foto bersama dalam berbagai posisi (Serambi Indonesia).

PBSI Unsyiah Luncurkan Majalah Sekolah

Written By Unknown on Selasa, 09 September 2014 | 18.33

BANDA ACEH - Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP Unsyiah, meluncurkan sembilan majalah sekolah tingkat SMP/MTs dan SMA/MA di Banda Aceh dan Aceh Besar. Peluncuran majalah yang merupakan rancangan mahasiswa mata kuliah jurnalistik ini, dilakukan di Auditorium FKIP Unsyiah, Kamis (16/1).

Dosen mata kuliah jurnalistik Prodi PBSI, Dr Mohd Harun MPd mengatakan, pihak sekolah sudah berkomitmen melanjutkan penerbitan majalah tersebut. Sementara Dekan FKIP Unsyiah, Dr Djufri MSi mengapresiasi kreatifitas para mahasiswa dalam menghidupkan majalah sekolah.

Ke sembilan majalah yang diluncurkan yaitu, Lentera (SMP Islam Cendekia El Hakim Banda Aceh), Eksis (SMPN 19 Banda Aceh), Ar-Rihlah (MAN 3 Rukoh Banda Aceh), Paradigma (SMAN 1 Krueng Barona Jaya, Aceh Besar), Juara (MTsN Tungkop Aceh Besar), Laser (SMAN Modal Bangsa), Gesit  (SMPN 3 Banda Aceh),  Ranub (SMAN 8 Banda Aceh), dan MBA’sHistoria (MTsN 1 Model Banda Aceh).

Majalah diterima oleh kepala sekolah masing-masing didampingi dua orang guru dan dua orang siswa. Pada kesempatan yang sama juga diluncurkan majalah Gelanggang Mahasiswa Sastra Indonesia (Gemasastrin) PBSI FKIP Unsyiah. Majalah yang diterima Ketua Prodi PBSI, Drs Yusri Yusuf MPd ini juga merupakan rancangan mahasiswa PBSI.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan seminar “Peran Majalah Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalisme Pengelolaan Sekolah”, dihadiri para siswa, guru, dan kepala sekolah Se-Banda Aceh dan Aceh Besar.(Serambi Indonesia)

FKIP Unsyiah Gelar Seminar Pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing

Pengajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA) telah berlangsung sejak puluhan tahun yang lalu. Pengajaran tersebut dilakukan oleh lembaga penyelenggara BIPA yang ada di Indonesia dan di luar Indonesia. Kegiatan pengajaran BIPA itu bertujuan agar pemelajar terampil berbahasa Indonesia. Selama ini keterampilan berbahasa Indonesia yang dimiliki pemelajar BIPA itu digunakan oleh peserta BIPA dalam keperluan kesehariannya, yaitu untuk kepentingan hubungan sosial dan hu­bung­an pekerjaan. Akan tetapi, para pengajar BIPA be­lum memiliki wadah resmi untuk menguji ke­teram­pilan berbahasa Indonesia yang mereka miliki itu dengan pengajar BIPA lain.

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala sebagai salah satu lembaga pendidikan berperan sebagai fasilitator bagi penye­leng­gara pengajaran BIPA  di Aceh.  Selain itu, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala memiliki tugas untuk mewadahi kreativitas pengajar BIPA dalam mengajar dan berbahasa Indonesia. Hal itu sejalan dengan kewajiban pemerintah untuk meningkatkan fungsi bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional sesuai dengan amanat Pasal 44 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 pasal 1 yang berbunyi “Pemerintah meningkatkan fungsi bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional secara bertahap, sistematis, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, dalam rangka meningkatkan kualitas bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala menyelenggarakan Lokakarya BIPA. Lokakarya  tersebut diharapkan dapat mem­berikan wadah resmi bagi pengajar BIPA untuk me­nguji keterampilan dan kreativitas mereka dalam mengajar dan ber­bahasa Indonesia.

Lokakarya BIPA  ini diharapakan dapat memberikan kontribusi  yang nyata dan bertujuan: 

a. menciptakan kesempatan bagi pengajar BIPA untuk menunjukkan keterampilan dalam mengajar bahasa Indonesia;

b.  mendorong pengajar BIPA untuk terus mening­katkan keterampilan dalam mengajar BIPA;

c.  menumbuhkan dan memupuk kebersamaan antarpengajar  dalam mengajar BIPA; dan

d.     memberikan keseragaman produk kurikulum, materi, dan model pembelajaran BIPA.

Pelaksanaan Lokakarya BIPA dibagi dalam beberapa hari. Pembagian waktu pelaksanaan ini disesuaikan dengan jenis lokakarya yang dilaksanakan. Berikut rincian jadwal pelaksanaan workshop BIPA.

a.      Workshop kurikulum BIPA dilaksanakan tanggal 27 s.d. 28 September 2013

b.     Workshop materi ajar dan model pembelajaran BIPA  dilaksanakan tanggal 29 s.d. 30 September 2013.

Lokakarya BIPA  yang dilaksanakan meliputi jenis. Jenis tersebut antara sebagai berikut.

    Workshop kurikulum BIPA
    Workshop materi ajar BIPA
    Workshop model pembelajaran BIPA

Lokakarya BIPA ini bersifat terbuka untuk umum, yaitu dapat diikuti oleh peserta dari kalangan dosen, guru, dan praktisi pendidikan. Peserta yang berprofesi sebagai dosen tidak dibatasi dengan disiplin ilmu. Semua dosen dengan latar belakang keilmuan yang berbeda-beda dapat menjadi peserta dalam lokakarya BIPA ini. Begitu juga bagi guru dan praktisi pendidikan tidak dibatasi pada bidang ilmu tertentu. Semua guru dan praktisi pendidikan dapat mengikuti kegiatan ini meskipun bukan latarbelakang pendidikan Bahasa Indonesia..

Pendaftaran

a.   Peserta lokakarya mendaftarkan diri kepada panitia dengan mengisi formulir pendaftaran dan mengi­rim­kan­nya ke alamat pos-el atau e-mail sebagai berikut.

1) beyni_pbsi@yahoo.co.id atau

      2) rajab_bahry@yahoo.co

Atau diantar langsung ke panitia  dengan alamat kantor Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unsyiah Darussalam, Banda Aceh.

b. Formulir pendaftaran terlampir

c.   Pendaftaran peserta paling lambat 25 September  2013.

d. Pendaftaran ditutup pada tanggal  25 September  2013, pukul 17.00 WIB.

g.   Panitia telah menerima konfirmasi peserta paling lambat tanggal  27 September  2013, pukul 08.00 WIB.

Peserta yang ingin mengikuti acara lokakarya dibebankan biaya sebesar Rp 150.000,00 per orang. Biaya tersebut langsung diserahkan pada panitia ketika menyerahkan formulir pendaftara peserta paling lambat tanggal 25 September 2013, pukul 17.00 WIB

Peserta lokakarya BIPA akan memperoleh fasilitas berupa sertifikat, makanan ringan, dan  makan siang 4 kali. Tempat pelaksanaan workshop BIPA ini di ruang teleconference gedung FKIP Unsyiah.

Panitia Lokakarya BIPA

Alamat : Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Lantai I

Kantor Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

HP 08126938345 (Subhayni)

Catatan: Jika jumlah peserta sudah mencapai 50 orang, pendaftaran ditutup!


Semarakkan Bulan Sastra, Gemasastrin Unsyiah Pentas Tunggal

Written By Unknown on Senin, 08 September 2014 | 17.35

Memperingati Bulan Sastra, Gelanggang Mahasiswa Sastra Indonesia (Gemasastrin) Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unsyiah menggelar Pementasan Sandiwara Tunggal berjudul "Rahimjadah". Ini merupakan pentas perdana yang digelar oleh Gemasastrin dalam tahun 2014.

Acara ini sekaligus mengenang penyair Chairil Anwar -yang dianggap merupakan salah satu pelopor kebangkitan sastra modern di Indonesia- bertepatan dengan bulan meninggalnya.

Disamping banyaknya kegiatan yang direncanakan oleh Gemasastrin di tahun 2014, acara ini diharapkan menjadi langkah awal sebagai pemicu terwujudnya cita-cita Tri Dharma Perguruan Tinggi; Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan, dan Pengabdian kepada Masyarakat.

"Perkembangan budaya dan sastra sudah sewajarnya mahasiswa ikut ambil bagian. Ini juga merupakan bagian dari Tri  Dharma Perguruan Tinggi. Harapan kami, pementasan ini sebagai tolok ukur dan momentum bagi mahasiswa hingga seluruh masyarakat yang peduli terhadap budaya dan sastra untuk lebih berkontribusi dalam membangun perkembangan dan peradaban sastra di Indonesia secara umum dan Aceh secara khusus," ungkap Kipoen, sapaan akrab Rizky Fonna, Ketua warga Gemasastrin, yang juga selaku Pimpinan Produksi.

Lebih khusus, dia juga menambahkan, bahwa pementasan ini sedikit berbeda dari pementasan lain. Jika selama ini kebanyakan menggunakan naskah dari luar (daerah/negeri), kali ini mereka mempercayakan naskah pada Zahra Nurul Liza.

 "Ya, Zahra merupakan mahasiswa PBSI FKIP Unsyiah. Dia beberapa waktu lalu juga sempat mengikuti seleksi Penulisan Lakon pada acara Pekan Seni Mahasiswa Nasional XI (Peksiminas) di Mataram. Kenapa harus mengambil naskah dari luar, jika kita punya bakat dari kalangan sendiri? Maka jadilah," pungkasnya.

Selain penulis naskah, seluruh aktor pada pementasan ini juga merupakan mahasiswa Prodi PBSI FKIP Unsyiah. Ichsan Manto Vani, aktor dalam pementasan ini mengungkapkan bahwa awalnya ia merasa risih ketika disodorkan naskah dikarenakan judulnya. Persepsi orang ketika mendapati kata "jadah" yang selama ini berkembang di masyarakat tentunya memiliki konotasi negatif.

"Membaca sekilas tentang naskah ini, saya sedikit ngeri dengan judulnya. Akan tetapi setelah saya telaah kata demi kata, saya rasa ini sangat penting dipentaskan. Kami telah mengalami beberapa kali diskusi. Harapan saya setelah pementasan ini, semoga saja kita dapat memahami bahwa banyak sekali karunia Tuhan yang sering kita abaikan," kata Ichsan.

Acara ini digelar selama dua kali di Taman Budaya Aceh yaitu tanggal 28 dan 29 April 2014 pukul 20.30 WIB. Nah, jika Anda memiliki waktu luang, datang dan saksikan! (Acehonline.info)

Universitas Syiah Kuala

Unsyiah

Gemasastrin

Image and video hosting by TinyPic

Balai Bahasa Banda Aceh

Balai Bahasa Banda Aceh
 

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Alamat: jalan Tgk. Hasan Krueng Kale, No. 5, Darussalam, Banda Aceh.